MAKALAH1

BAB
I

PENDAHULUAN

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

1.1 
Latar
belakang

Dalam perkembangan
ekonomi sebuah negara, salah satu faktor yang berpengaruh dalam mendukung kesuksesannya
ini adalah dari industri dan infrastruktur yang ada dalam negara itu sendiri. Indonesia
sebagai negara berkembang yang juga memiliki banyak
potensi dalam sumber daya alam ataupun sumber daya manusianya masih belum
memaksimalkan pengembangan ini.

Terhambatnya
perkembangan ekonomi di Indonesia ini disebabkan oleh krisis ekonomi ditahun
1997-1998. Krisis yang berdampak besar kepada banyak sektor, khusunya sektor
perindustrian. Banyak sekali perusahaan dari skala besar hingga kecil yang
bangkrut dan membuat banyak orang menjadi pengangguran. Krisis moneter ini akhirnya
bisa diatasi oleh pemerintah setelah diperkuatnya peraturan mengenai rencana
implementasi pengawasan perbankan dan peraturan-peraturan lainnya yang
berhubungan dengan industri di Indonesia.

Dari bangkitnya
ini banyak terlihat perkembangan di Indonesia mulai dari bidang industri,
bidang perbankan, infrastruktur, hingga bidang perikanan dan pertanian. Namun
dari perkembangan-perkembangan yang ada ini, masih belum cukup bagi Indonesia di
bidang ekonomi untuk menopang negaranya. Banyak pembangunan infrastruktur masih
belum cukup untuk memfasilitasi sarana dan prasarana bagi masyarakat, atau
industri yang belum berkembang pesat. Semua aspek negara dapat berjalan lancar
jika perekonomiannya baik karena itu yang dapat menanggung bidang-bidang yang
lain agar bisa berjalan dengan lancar.

 

1.2  Rumusan
Masalah

1.     
Apa
yang dimaksud dengan industri, infrastruktur, dan inovasi?

2.     
Bagaimana
pengembangan industri, infrastruktur, dan inovasi di Indonesia?

3.     
Sudut
pandang Agama Islam terhadap industri, infrastruktur, dan inovasi?

4.     
Apakah
pembangunan ekonomi dapat tercapai dengan industri, infrastruktur, dan inovasi?

 

1.3  Tujuan
Penulisan

Adapun tujuan yang ingin dicapai
dalam penulisan makalah ini ini adalah

1.    Mengetahui
pengertian-pengertian industri, infrastruktur, dan
inovasi

2.    Menganalisis perkembangan industri, infrastruktur, dan
inovasi di Indonesia saat ini

3.    Megetahui hubungan industri, infrastruktur, dan
inovasi Agama Islam

 

 

 

 

 

                                                                                                                                                                     

 

 

 

 

BAB
II

PEMBAHASAN

2.1  Industri, Infrastruktur, dan
Inovasi       

Industri
merupakan salah satu aktivitas ekonomi yang disini terkait dengan pengolahan
bahan baku, diolah dan menghasilkan bahan jadi maupun bahan setengah jadi yang
nantinya akan dipasarkan. Bahan baku bisa merupaka bahan baku pangan ataupun
non-pangan dan hasil akhirnya pun bisa begitu. Sedangkan infrastruktur dapat diartikan sebagai fasilitas-fasilitas (fisik ataupun
non-fisik) penopang yang ada di lingkungan masyarakat yang dibangun dan
dikembangkan oleh agen-agen publik contohnya pemerintah yang bermanfaat bagi
keberlangsungan hidup mereka. Fasilitas tersebut bisa merupakan jalan raya,
bandara, kereta api, air bersih, hingga pengolahan limbah. Pembangunan infrastruktur
ini sangatlah penting bagi keberlangsungannya proses perindustrian.

Hal lain yang
menjadi faktor pendukung dalam sektor perindustrian adalah perkembangan
inovasi. Inovasi dapat diartikan sebagai sebuah ide atau gagasan yang dapat
dikembangkan dalam kegiatan penelitian, rekayasa, atau penerpan ilmu
pengetahuan. Yang intinya inovasi dapat mendorong perkembangan
teknologi-teknologi yang ada saat ini. Teknologi yang sekarang sudah canggih
dan ada dimana-mana menjadikan aspek ini sebagai salah satu faktor penting bagi
banyak bidang, mulai dari bidang kedokteran, edukasi, hingga pertanian.

Hubungan yang
ada dalam ketiga aspek industri, infrastruktur, dan inovasi adalah semua aspek
ini saling terkait dan semua sama pentingnya untuk perkembangan ekonomi. Industri
dapat berjalan dengan baik jika infrastruktur 
yang ada mendukung kelancarannya. Infrastruktur dapat mendukung industri
kelancarannya jika dalam pembangunanya lancar. Dan dengan inovasi diharapkan
dapat menghasilkan perkembangan-perkembangan baik teknologi agar semakin
canggih untuk membantu pembangunan infrastrukur dan membantu proses industri
agar semakin efektif dan efisien. Dan tidak hanya dalam teknologi saja, inovasi
juga dapat terjadi kepada produk hasil akhir dari rantai industri.
Produk-produk yang dihasilkan bisa memiliki daya tarik lebih bagi konsumen
namun juga bisa memiliki nilai lebih bagi lingkungannya.

2.2 Pengembangan Industri, Infrastruktur, dan Inovasi di Indonesia

            Dalam beberapa tahun
kebelakang, infrastruktur sepertinya menjadi fokus dalam pengembangan di
Indonesia. Hal ini tercermin dalam pemerintahan Presiden Jokowi yang dimana
jumlah anggaran pembangunan infrastruktur pada APBN (Anggaran Pendapatan dan
Belanja Negara). Anggaran infrastruktur terlihat terus meningkat, yang mulainya
sebesar Rp 154,7 triliun pada 2014 menjadi Rp 269,1 triliun pada 2016 dan
mencapai Rp 401,1 triliun pada di tahun 2017. Di tahun depan juga diperkirakan
meningkat kurang lebih besesar Rp 410 triliun.

            Penigkatan anggaran ini sepertinya menjadi cara bagi
pemerintah untuk mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia dengan
pembangunan fasilitas. Anggaran ini dipakai untuk  membangun jalan baru sepanjang 865 kilometer, 25
kilometer jalan tol, 8.695 meter jembatan, dan 620 kilometer jalur kereta.
Selain itu, banyak infrastruktur atau projek-projek yang pembangunannya
terhenti diselesaikan. Contoh saja, Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu atau
Becakayu. Setelah pembangunannya terhenti selama dua dekade.

Pemerintah kali
ini sepertinya sangat mengutamakan infrastruktur dalam rencana pembangunan
negara, itu karena infrastruktur menjadi penopang dalam belangsungnya aktivitas
masyarakat, tidak hanya itu, dengan hadirnya Tol Becakayu jaringan jalan tol di
Jabodetabek bertambah sehingga kemacetan dapat dikurangi. Hal ini juga sangat
membantu dalam proses industrian karena dapat memudahkan distribusi bahan baku
atau hasil produk dari industri. Selain tol, pembangunan infrastruktur
transportasi massal seperti kereta
cepat (MRT) yang ada di Jakarta serta light rail transit (LRT)
di Jabodetabek juga terus berlanjut. Pada awal 2019 nanti diperkirakan MRT ini
sudah dapat beroperasi di Jakarta.

Tidak hanya itu,
dalam rangka meningkatkan pembangunan infrastruktur, pemerintah terus melakukan
inovasi dalam pengembangannya. Inovasi itu adalah dengan tidak hanya
mengandalkan pembiayaan oleh APBN saja untuk membangun infrastruktur. Badan
usaha milik negara (BUMN), dan pihak swasta lain pun diajak terlibat aktif untuk
ikut mendanai infrastruktur. Hal ini diharapkan mempercepat dan mempermudah pembangunan
sehingga dampak kehadiran infrastruktur bisa segera dirasakan publik.

Pemerintah juga
saat ini terus mengembangkan
berbagai inovasi teknologi yang dapat mempermudah
pelaksanaan pekerjaan untuk lebih berkualitas, cepat, efisien, dan tepat sasaran. Saat ini, sudah ada lebih
dari 25 teknologi yang telah dikembangkan di bidang jalan dan jembatan yang
dapat membantu permbangunan infrastruktur. Selain membantu pembangunan, inovasi
teknologi ini juga mendorong peningkatan pemanfaatan sumber daya lokal sehingga
muncul industri-industri  yang dapat
menumbuhkan perekonomian di daerah tersebut.

Inovasi
teknologi lain contohnya di
bidang jembatan, pemerintah berhasil menggunakan inovasi teknologi Corrugated Mortarbusa Pusjatan
(CMP) yang dicampur dengan baja gelombang, sehingga menghabiskan waktu lebih
cepat 40%
daripada pembangunan jembatan sebelumya dan menghemat biaya hingga 60%. Selain itu , pemanfaatan limbah plastik sebagai aspal
tersebut merupakan salah satu inovasi yang bisa memeberikan solusi
bagi permasalahan sampah plastik di Indonesia. Aspal dapat dibuat dengan kebutuhan limbah plastik sebanyak
2,5 hingga 5 ton untuk setiap 1 kilometer jalan dengan lebar 7 meter.

2.2.1 Visi
Pembangunan Industri Nasional

Kementerian
Perindustrian Indonesia
telah menyusun Rencana
Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) tahun
2015-2035 yang
dimana rencana induk ini menjadi salah satu visi Indonesia dalam pembangunan
industri untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia menjadi lebih baik. Visi tersebut dapat telaksana melalui
pembangunan industri nasional yang memiliki struktur kuat
dengan berbasis inovasi dan teknologi sehingga mampu berdaya saing tinggi di
tingkat global.

Strategi-strategi
yang digunakan
adalah
dengan mengembangkan industri hulu-hilir dan industri antara berbasis sumber
daya alam agar lebih efektif dan efisien, pengendalian ekspor bahan mentah dan
sumber energi, meningkatkan penguasaan dan pengembangan teknologi dan kualitas
sumber daya manusia (SDM) industri, pembangunan sarana dan prasarana Industri, membangun
industri strategis;, peningkatan penggunaan produk dalam negeri; serta kerjasama internasional di bidang industri.

 

2.3 Pandangan Agama Islam Terhadap Industri, Infrastruktur, dan Inovasi

2.3.1 Industri dalam Agama Islam

Dalam al – Qur’an ada beberapa ayat yang
dimana kandungan isinya membahas mengenai industri. Beberapa diantaranya
menjelaskan industri makanan, industri besi, industri kapal laut, industri
perhiasan, industri hewan ternak dan masih ada beberapa lainnya. Ayat-ayat
tersebut menunjukan bagaimana proses yang dapat dilakukan dari bahan mentah hingga menjadi barang yang bernilai lebih dari fungsi
awalnya. Selain itu ada di beberapa ayat menunjukan secara tersirat saja
mengenai pengelolaan industri dari barang – barang tersebut. Yang utamanya
adalah adalah bagaimana islam menunjukan terhadap hal – hal yang sekarang
dianggap lebih penting dari yang bersifat sederhana.

Dalam Islam, hukum asal
industri adalah kepemilikan individu,
sehingga setiap individu boleh memiliki industri (Al-Maliki: 2001: 74). Tetapi boleh tidaknya seseorang memiliki dan mengembangkan
industri
ini tergantung kepada
produk
atau hasil akhir yang dihasilkan.
Jika suatu industri menghasilkan produk yang hukumnya haram, maka industri
tersebut tidak boleh dimiliki dan dikembangkan. Contohnya minuman keras.

Pada intinya, islam memandang industri adalah satu hal yang mubah
selama proses industri itu untuk sebuah kemanfaatan bagi semua umat manusia,
baik yang sifatnya pribadi ataupun Negara sekalipun. Karena pada hakikatnya apa
yang Allah ciptakan di bumi ini adalah untuk mendukung keberlangsungan hidup
manusia secara menyeluruh, sehingga pastilah tidak buruk bagi manusia untuk menggunakan dan
memanfaatnkan sumber daya yang sudah ada untuk diolah kembali bagi keberlangsungan
hidup manusia.

2.3.2 Infrastruktur dalam Agama Islam

Dalam
pembangunan infrastruktur, Rasulullah pun sudah mencontohkan. Suatu kali  seorang muslim meminta Rasulullah intervensi
harga karena telah terjadi kenaikan  harga barang. Rasulullah mengatakan
tak mungkin intervensi terhadap harga. Yang kemudian dilakukan oleh Rasulullah
adalah mengatur distribusi barang, memperbaiki infrastruktur supaya arus barang
normal. dengan pasokan yang normal maka segala sesuatu di pasar akan kembali
pada titik keseimbangan.

Infrastruktur
memang merupakan hal yang sangat penting dan mendapat perhatian besar dari
Rasulullah Muhammad SAW. Pada masa Rasulullah, fasilitas-fasilitas seperti
sumur, jalan raya, pasar, pos dan lainnya dibangun dan diperbaiki untuk
kepentingan masyarakat bersama. Bahkan hal pertama yang dilakukan oleh
Rasulullah ketika tiba di Madinah, setelah mempersaudarakan para muhajirin dan
anshar, adalah membangun infrastruktur bangunan berupa masjid Nabawi. Yang
dimana masjid itu menjadi pusat peradaban kota Madinah kala itu.

 Kebijakan itu diteruskan oleh Khalifah Umar RA,
yang dimasa kepemimpinannya Dia membangun dua kota dagang yakni Basrah sebagai
pintu masuk ke Romawi dan Kufah sebagai pintu masuk ke Persia. Umar juga
membangun kanal laut sehingga memudahkan orang-orang yang hendak membawa gandum
ke Kairo tanpa perlu menaiki unta. Biaya bisa ditekan. Seperti itulah yang
dicontohkan oleh Rasulullah dan para sahabatnya terkait pembangunan infrastruktur.

2.3.3 Inovasi dalam Agama Islam

Inovasi
merupakan ide-ide atau gagasan baru yang bisa diadaptasi sebagai hasil
perkembangan akal/pikiran. Dalam Agama Islam, inovasi sebenarnya diperbolehkan
selama tidak keluar dalam haluan ajaran islam. Contohnya inovasi dalam beribadah,
tentu saja untuk ajaran yang sudah diwajibkan seperti tata cara atau
rukun-rukun yang ada tidak boleh di inovasikan. Artinya tidak boleh diubah sama
sekali dan mutlak harus ditaati seperti apa adanya. Yang boleh diinovasikan contohnya
atribut seperti perangkat shalat seperti mukena atau sajadah, namun
diinovasikannya juga harus tetap sesuai aturan islam.

Inovasi-inovasi
dalam bidang lainnya juga seperti itu, bolehlah sesuatu diinovasikan yang
penting tidak keluar dari ajaran Islam dan tidak lah menghasilkan sesuatu yang
buruk bagi diri sendiri atau bagi orang lain.

 

 

BAB
III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

            Yang bisa di simpulkan dari
pembahasan ini adalah, dalam perkembangan ekonomi bidang industri,
infrastruktur, dan inovasi saling berhubungan. Dalam pengembangan infrastruktur
dibutuhkan inovasi-inovasi teknologi untuk membantu dalam pembangunanya. Bidang
industri juga bergantung kepada infrastruktur yang dibangun ole pemerintah,
karena infrastruktur dapat memudahkan distribusi bahan baku atau hasil akhir
industri jika jalanan bagus. Selain infrastruktur, inovasi juga membantu dalam
industri tidak hanya inovasi dalam teknologi namun inovasi manajemen, inovasi
pengolahan limbah, atau inovasi distribusi sangatlah diperlukan untuk
pengembangan rantai industri yang dimana jika industri di Indonesia berkembang
maka perekonomian di negara ini juga berkembang.

            Dalam Agama Islam ada beberapa ayat yang membahas
industri, mulai dari industri perhiasan hingga kapal laut. Ayat-ayat tersebut
menceritakan proses yang dapat dilakukan untuk mengolah suatu bahan menjadi
bahan lainnya. Bidang infrastruktur juga sudah ada dari jaman Rasulallah SAW.
yang dimana diceritakan di jaman itu infrastruktur merupakan sesuatu yang
penting karena Rasul pun melakuka pembangunan dan renovasi fasilitas seperti
pasar, pos, sumur, hingga jalan raya untuk kepentingan kaumnya. Sedangkan
inovasi pada dasarnya diperbolehkan dalam Agama Islam ini asalkan semua inovasi
itu tidak keluar dari ajaran Islam. Ada beberapa aspek yang boleh diinovasikan
dan ada juga yang tidak boleh diubah seperti tata cara shalat karena itu
merupakan ajaran mutlak dari Allah swt. dan tidak boleh diubah-ubah.

3.2  Saran

Dari kesimpulan diatas, dapat
diberikan saran, antara lain :

1.     
Untuk meningkatkan pengembangan dan pembangunan infrastruktur di
Indonesia sebaiknya pemerintah lebih banyak lagi melakukan pengembangan inovasi
baik teknologi atau pun alat-alat yang bisa memudahkan pembangunan.

2.     
Sebaiknya agar industri lebih maju, inovasi dalam teknologi, sumber daya
manusia (SDM), dan penggunaan sumber daya alam lebih dikembangkan agar proses
industri lebih efektif dan efesien, tidak boros dan para pekerja dapat bekerja
sesuai dengan standar.

3.     
Agar lebih banyak inovasi yang diciptakan, ditekankan kepada pemerintah
untuk membuat kurikulum pelajaran yang dapat menghasilkan siswa-siswa yang
dapat bepikir kritis dan kreatif. Dengan begitu akan banyak inovasi-inovasi
yang muncul di masa depan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR
PUSTAKA

Cha (2010). Industri Dalam Ayat – Ayat Al – Qur’an. Diakses tanggal 8
Januari 2017 dari http://cha-mujahidjambi.blogspot.co.id/2010/11/industri-dalam-ayat-ayat-al-quran.html

Diakses tanggal 3 Januari 2017 dari http://www.pengertianmenurutparaahli.net/pengertian-infrastruktur-dan-contohnya/

Fajar Sidik (2017) PUPR Terapkan
Inovasi Teknologi Pacu Pembangunan Infrastruktur. Diakses tanggal 3 Januari
2017 dari
http://industri.bisnis.com/read/20170805/45/678341/pupr-terapkan-inovasi-teknologi-pacu-pembangunan-infrastruktur

Latief (2017). Skema Pembiayaan Inovatif Dorong Pemerataan Pembangunan
Infrastruktur. Diakses tanggal 6 Januari 2017 dari http://ekonomi.kompas.com/read/2017/11/18/120758726/skema-pembiayaan-inovatif-dorong-pemerataan-pembangunan-infrastruktur

Taufiqsuryo (2009). Infrastuktur Berbasiskan
Nilai Islam : Urgensi Penerapan Konsep Pembangunan Infrastruktur Dan
Teknologinya Untuk Kemajuan Umat. Diakses tanggal 8 Januari 2017 dari https://taufiqsuryo.wordpress.com/2009/11/22/infrastuktur-berbasiskan-nilai-islam-urgensi-penerapan-konsep-pembangunan-infrastruktur-dan-teknologinya-untuk-kemajuan-umat/ 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *